Tangerang, 26 Oktober 2025 — Suasana hangat dan penuh nostalgia menyelimuti acara Kalpati 2025, acara yang mempertemukan para alumni Politeknik Gajah Tunggal dari berbagai angkatan.
Meski Kalpati dikenal sebagai acara khusus bagi para alumni, tahun ini memiliki nuansa berbeda. Perwakilan mahasiswa aktif Jurusan Teknologi Industri Angkatan 38 turut hadir dan berpartisipasi dengan menghadirkan stan pameran bertema “Green Innovation for a Better Future.” Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa semangat inovasi Politeknik Gajah Tunggal tidak berhenti di ruang kuliah — tetapi terus berkembang, bahkan di hadapan para senior yang kini berkiprah di dunia industri.

Di stan pameran, mahasiswa menampilkan tiga karya unggulan merdeka. Ketiganya tidak hanya unik, tetapi juga membawa pesan kuat tentang kepedulian terhadap lingkungan:
- Cocozing – Produk berbahan dasar kelapa yang memanfaatkan potensi alam tropis Indonesia. Dengan konsep eco-friendly, Cocozing menunjukkan bagaimana bahan alami bisa menjadi solusi modern yang berkelanjutan.
- Rebag – Tas hasil daur ulang dari bahan bekas. Desainnya sederhana namun memiliki nilai besar dalam mengurangi limbah plastik dan mendukung gaya hidup ramah lingkungan.
- Eco-Polish – Semir Sepatu ramah lingkungan yang diformulasikan langsung oleh mahasiswa. Produk ini tak hanya efektif membersihkan, tetapi juga aman bagi pengguna dan bumi.

Sebagai bentuk penghargaan bagi tamu kehormatan, tim mahasiswa menyiapkan 35 box Eco-Polish eksklusif sebagai souvenir untuk para tamu VVIP. Souvenir tersebut menjadi simbol dedikasi mahasiswa terhadap inovasi hijau serta wujud nyata penerapan nilai-nilai sustainability yang telah ditanamkan selama masa perkuliahan.
Kehadiran mahasiswa di acara Kalpati bukan sekadar partisipasi simbolik. Lebih dari itu, momen ini memperlihatkan hubungan erat antara alumni dan civitas akademika Politeknik Gajah Tunggal. Para alumni tampak antusias menyambut karya adik-adiknya, memberikan masukan, bahkan membuka peluang kolaborasi untuk pengembangan lebih lanjut.

“Kami bangga melihat semangat adik-adik mahasiswa. Inovasi mereka membuktikan bahwa nilai-nilai Politeknik Gajah Tunggal — kedisiplinan, inovasi, dan kepedulian — terus hidup di generasi berikutnya,” ujar salah satu alumni angkatan awal yang kini menjabat sebagai manajer di industri manufaktur.
Partisipasi mahasiswa dalam Kalpati 2025 menjadi simbol kesinambungan antar generasi: dari mereka yang telah sukses berkiprah di dunia industri hingga yang sedang meniti karier akademik. Sinergi ini diharapkan terus terjaga, membawa semangat kebersamaan, dan memperkuat reputasi Politeknik Gajah Tunggal sebagai institusi yang unggul, inovatif, dan berkomitmen pada kelestarian lingkungan




Tinggalkan Balasan